Expressing Opinion – Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog

10 min read

Expressing Opinion - Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog

grammar.co.id – Artikel hari ini saya akan memberikan beberapa informasi tentang Expressing Opinion – Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog.

Yuk, kita simak bersama…

Expressing Opinion – Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog

Expressing Opinion - Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog
Expressing Opinion – Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog

Pengertian Opinion

Expressing Opinion adalah sebuah ungkapan dalam Bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan atau mengungkapkan sebuah pendapat. Dalam topik ini akan ada 2 hal yang harus kalian pelajari:

  • Asking for Opinion: Bertanya tentang sebuah gagasan, ide, pendapat kepada orang lain.
    Contoh:
    Exa: What do you think about current technological developments?
    Exa: Apa pendapat Anda tentang perkembangan teknologi saat ini?
  • Giving an Opinion: Memberikan sebuah gagasan, ide, pendapat kepada orang lain.
    Contoh:
    Jim: From my point of view, technology gives us lots of advantages in our daily life. In the communication sector and in the transportation sector. I’ll give you specific information. In communication, as you can see, a long time ago, people only used letter and telegram for communication, then the telephone came into their life. People used the telephone to say “hello”.
    Jim: Dari sudut pandang saya, teknologi memberi kita banyak keuntungan dalam kehidupan sehari-hari. Di sektor komunikasi dan di sektor transportasi. Saya akan memberi Anda informasi spesifik. Dalam komunikasi, seperti yang Anda lihat, dahulu kala, orang hanya menggunakan surat dan telegram untuk komunikasi, lalu telepon masuk ke kehidupan mereka. Orang-orang menggunakan telepon untuk mengatakan “halo”.

Penggunaan Opinion

Tentang penggunaan Expressing Opinion tidak berbeda dengan pengertian Expressing Opinion yang sudah dijelaskan sebelumnya. Dalam penerapan di kehidupan sehari-hari, tujuan dan penggunaan Expressing Opinion adalah untuk mengungkapkan pendapat, ide atau gagasan dari sudut pandang orang lain tentang sebuah fenomena (topik bahasan) yang terjadi. 

Ketika kita bernegosiasi, mengemukakan pendapat, atau sekadar mengobrol dengan seorang teman, kita sering mengatakan/ mengungkapkan setuju atau tidak setuju dengan orang lain. Tetapi kita tidak memperjuangkan pendapat kita sendiri, jadi kita harus tahu cara menunjukkan empati dengan berbagai pendapat dan juga tidak setuju tanpa terdengar agresif sehingga percakapan yang sedang berlangsung terkesan monoton. Kita perlu mengungkapkan pendapat kita dan, pada saat yang sama, menunjukkan bahwa kita mendengarkan, memahami, dan menghargai pendapat lain. Jika mereka merasa nyaman, mereka akan lebih terbuka terhadap ide, pendapat, atau saran kita.

Pada artikel ini, saya akan memberikan ulasan lengkap tentang bagaimana menggunakan Asking and Giving Opinion yang dapat kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tip: It is always a good idea to justify your opinions. Don’t just say ‘I agree’ or ‘I disagree’, but say ‘I agree because I think that … (explain your reason)’, etc.
Jangan hanya sekedar mengatakan setuju atau tidak setuju, tetapi cobalah untuk memberikan alasan.

Contoh:

Exa: The technology of this day, most of the young generation use the internet for communication. It’s easier to share the information. What do you think about that, Jim?
Exa: Teknologi hari ini, sebagian besar generasi muda menggunakan internet untuk komunikasi. Lebih mudah untuk berbagi informasi. Apa pendapatmu tentang itu, Jim?

Jim: Yes, you are absolutely right. We can’t hide from technology. But there are lots of negative impacts of the internet, especially for us as the students.
Jim: Ya, kamu benar sekali. Kita tidak bisa bersembunyi dari teknologi. Tapi ada banyak dampak negatif dari internet, terutama bagi kita sebagai siswa.


Contoh Kalimat Expressing Opinion


Giving an Opinion

Personal:

  • In my opinion…
  • In my experience…
  • Speaking for myself…
  • Personally, I think…
  • I (strongly) believe that…
  • I really feel that…
  • If you ask me…

General:

  • Some people say that…
  • Many/Most people think/believe that…
  • Everybody knows that…
  • According to scientists…
  • The thing is that…
  • The point is that…

Checking if they understand

  • Do you know what I mean?
  • Does it make sense?
  • I don’t know if I’m explaining it correctly.

Explaining things better 

  • What I mean is…
  • What I’m trying to say is that…

Contoh Aplikasi Expressing Opinion dalam Dialog Singkat

Simak dialog singkat tentang Expressing Opinion di bawah ini, guna memahami penjelasan tentang Expressing Opinion di atas.

Jim: Personally, I think that technology gives us lots of advantages in our daily life. In the communication sector and in the transportation sector. I’ll give you specific information. In communication, as you can see, a long time ago, people only used letter and telegram for communication, then the telephone came into their life. People used the telephone to say “hello”. What do you think about this day, Exa?
Jim: Secara pribadi, aku pikir teknologi memberi kita banyak keuntungan dalam kehidupan kita sehari-hari. Di sektor komunikasi dan di sektor transportasi. Aku akan memberi kamu informasi secara spesifik. Dalam komunikasi, seperti yang bisa kalian lihat, jaman dulu, orang hanya menggunakan surat dan telegram untuk komunikasi, lalu telepon masuk ke dalam kehidupan mereka. Orang menggunakan telepon untuk mengatakan “halo”. Bagaimana menurutmu jaman sekarang ini, Exa?

Exa: Everybody knows that technology of this day, most of the young generation use the internet for communication. It’s easier to share the information. I don’t know if I’m explaining it correctly.
Exa: Semua orang tahu bahwa teknologi hari ini, sebagian besar generasi muda menggunakan internet untuk komunikasi. Lebih mudah untuk berbagi informasi. Aku tidak tahu apakah aku menjelaskannya dengan benar.

Jim: Yes, you are absolutely right. I really feel that we can’t hide from technology. But most people think that there are lots of negative impacts of the internet, especially for us as the students.
Jim: Ya, kamu benar sekali. Aku benar-benar merasakannya bahwa kita tidak bisa bersembunyi dari teknologi. Tapi kebanyakan orang berfikir jika ada banyak dampak negatif dari internet, terutama bagi kita sebagai siswa.

Exa: What do you mean? I don’t think so.
Dean: Apa maksudmu? Aku tidak berpikir begitu.

Jim: Listen, Exa. I agree with your statement if the internet makes us easier to share the information. What I’m trying to say is as a fact, not always the pieces of information are good for us. For example, there are lots of violent content or pornography content that we can access free. In my opinion, it is not good for our physiological. We are less than 17 years old, Exa.
Jim: Dengar, Exa. Aku setuju dengan pernyataanmu jika internet membuat kita lebih mudah untuk berbagi informasi. Apa yang ingin aku katakan adalah sebagai fakta, tidak selalu potongan informasi itu bagus buat kita. Misalnya, ada banyak konten kekerasan atau konten pornografi yang bisa kita akses gratis. Menurutku, itu tidak baik untuk fisiologis kita. Umur kita kurang dari 17 tahun, Exa.


Asking for an Opinion

  • What’s your idea (on…)?
  • What do you think about it?
  • Do you agree with that?
  • Is that what you think?
  • Have you got an opinion about it?
  • How do you feel about it?
  • Do you have anything to say about it?
  • And you? What do you think?
  • Is that right?

Agreeing

  • Of course
  • You’re absolutely right
  • Yes, I agree.
  • I think so too.
  • That’s a (very) good point.
  • Oh yes, that’s right.
  • Exactly.
  • I don’t think so either.
  • That’s true.
  • That’s just what I was thinking.
  • I couldn’t agree more.
  • That’s exactly what I think.
  • I think you’re right.
  • I hear you.
  • Yes, me too / me neither.

Protesting Politely

  • That’s not what I mean/said.
  • No, what I’m trying to say is that…
  • You got me wrong.
  • I’m probably not making myself very clear.
  • That’s not exactly what I was trying to say.

Protesting Rudely

  • You’re not listening, are you?
  • Did you hear a word I said?
  • Can you understand what I say?
  • But who said that?

Disagreeing Politely

  • I see, but that’s different.
  • Sorry, I don’t agree with you.
  • I don’t see it that way.
  • That’s not entirely true.
  • That’s partly true but…
  • I see your point but…
  • I’m sorry to disagree with you but…
  • Yes, but don’t you think…?
  • I think that’s not the same thing at all.
  • On the contrary…
  • Well, I’m not so sure about that.
  • Sorry, I think that’s wrong.
  • Yeah, but the problem is that…
  • Well, I think it’s not as simple as that.

Showing Empathy before Disagreeing

  • Yes, I agree with you but…
  • I can see your point, but…
  • That’s very true, but…
  • Of course, you’re right, but…
  • I know what you mean but…
  • I can understand that but…
  • Well, that sounds very good but…
  • I partly agree, but…
  • Yeah, that’s true, but on the other hand…
  • You could be right but I think that…
  • You are probably right but…

Disagreeing in Rude Way (colloquial)

  • Are you crazy or what?
  • You must be kidding, right?
  • I can’t believe you’re saying that.
  • No way!
  • I can’t buy that.
  • You can’t be serious.
  • How can you even say that?
  • I think you’re totally wrong.
  • Oh, come on, where’s your logic?
  • That doesn’t make any sense.
  • Absolutely wrong.
  • That’s totally B.S. (=bullshit)

Agreeing Strongly (colloquial)

  • Oh yea, you said it.
  • But of course!
  • Who can disagree with that?
  • Now you’re talking.
  • Yes, yes, that’s the point!
  • I totally agree with you
  • You’re so very right!
  • You’re reading my mind.

Actually

Dalam Bahasa Inggris, kata ini sangat penting, dan sangat umum, ketika kalian ingin tidak setuju dengan sopan atau ketika kalian ingin memperbaiki tanpa menyinggung orang lain.

Mari kita lihat beberapa contoh:

Mrs Anne: They want to start using uniforms in my son’s school. What a stupid thing!
Ny. Anne: Mereka ingin mulai menggunakan seragam di sekolah anakku. Bodoh sekali!

Mrs Lawson: Well, actually I think it’s a good idea. Social differences won’t be so obvious then.
Ny. Lawson: Sebenarnya saya pikir itu ide yang bagus. Perbedaan sosial tidak akan begitu jelas.


Jacob: They’re going to build a motorway through New Forest, that’s a disaster!
Jacob: Mereka akan membangun jalan tol melalui New Forest, itu bencana!

Alex: Actually, it’s not through New Forest but around it.
Alex: Sebenarnya, ini bukan melalui New Forest tetapi di sekitarnya.

Jacob: Oh, that’s quite different then.
Jacob: Oh, itu sangat berbeda kalau begitu.


Practice Topics

Jika kalian memiliki seseorang untuk berlatih, kalian dapat menggunakan daftar topik ini:

  • University should be free
  • We should build more nuclear power stations
  • Dogs are better pets than cats
  • Television is increasing violence in our society
  • Alcohol should be illegal
  • Spring is much nicer than autumn
  • A weekend in the mountains is better than on the beach
  • Breakfast is the most important meal of the day
  • Females are better students than males
  • When learning English, listening is more difficult than speaking
  • Summer is the best season of the year
  • Secondary school students should wear uniform
  • People should be older than 20 to have a driving license
  • Everybody should go to university


Expressing Opinion – Dialog Singkat 2 Orang


Formal Situation

Lisa: The city council is going to build a new parking site under the park over there.
Lisa: Dewan kota akan membangun tempat parkir baru di bawah taman di sana.

Smith: Oh no, why are they going to do that? It’s terrible.
Smith: Oh tidak, mengapa mereka melakukan itu? Mengerikan sekali.

Lisa: You think so? I think it’s a very good idea, actually.
Lisa: Menurutmu begitu? Saya pikir itu ide yang sangat bagus.

Smith: On the contrary, I think it’s a disaster.
Smith: Sebaliknya, saya pikir itu adalah bencana.

Lisa: A disaster? I think we need more parking sites.
Lisa: Bencana? Saya pikir kita perlu lebih banyak tempat parkir.

Smith: Well, I agree with that, but not under the park.
Smith: Ya, saya setuju dengan itu, tetapi tidak di bawah taman.

Lisa: Why not? It’s the best place.
Lisa: Kenapa tidak? Itu adalah tempat terbaik.

Smith: Do you think so? I totally disagree.Why the park?
Smith: Apakah menurut Anda begitu? Saya sangat tidak setuju. Kenapa taman?

Lisa: Well, you need a big open space for that.
Lisa: Yah, Anda perlu ruang terbuka yang besar untuk itu.

Smith: I see your point, but don’t you think trees are more important than cars?
Smith: Saya mengerti maksud Anda, tetapi bukankah menurut Anda pohon lebih penting daripada mobil?

Lisa: Of course, I agree, but we all have cars, and we need a place to park them.
Lisa: Tentu saja, saya setuju, tetapi kita semua memiliki mobil, dan kita perlu tempat untuk memarkirnya.

Smith: Yes, that’s right. But they can do it near the station.
Smith: Ya, itu benar. Tetapi mereka dapat melakukannya di dekat stasiun.

Lisa: Oh no, that’s too far away, we need a parking site in this area.
Lisa: Oh tidak, itu terlalu jauh, kita membutuhkan tempat parkir di area ini.

Smith: Well, that’s true, but maybe walking a bit wouldn’t hurt anyone.
Smith: Ya, itu benar, tapi mungkin berjalan sedikit tidak akan menyakiti siapa pun.

Lisa: A bit? The station is at least 10 minutes away. Just imagine, on a rainy day.
Lisa: Sedikit? Stasiun ini setidaknya 10 menit. Bayangkan saja, di hari hujan.

Smith: You could be right, but I still think trees are more important than cars.
Smith: Anda mungkin benar, tetapi saya masih berpikir pohon lebih penting daripada mobil.

Lisa: You’ve got a point there, but maybe they can plant trees near the station instead.
Lisa: Anda ada benarnya, tapi mungkin mereka bisa menanam pohon di dekat stasiun.

Smith: Oh, that sounds very good, but we’re talking about very old and big trees.
Smith: Oh, kedengarannya sangat bagus, tetapi kita berbicara tentang pohon yang sangat tua dan besar.

Lisa: Yes, but we have to choose, don’t we? We can’t have everything.
Lisa: Ya, tetapi kita harus memilih, bukan? Kita tidak dapat memiliki segalanya.

Smith: Yeah, I suppose you’re right, but still, I think it’s a very bad idea.
Smith: Ya, saya kira Anda benar, tapi tetap saja, saya pikir itu ide yang sangat buruk.


Informal Situation

Exa: Man, did you hear that? They’re gonna build a parking site under the park over there.
Exa: Bung, apakah kamu mendengar itu? Mereka akan membangun tempat parkir di bawah taman di sana.

Jack: Are you serious? But that’s crazy, why do they want to do that?
Jack: Apakah kamu serius? Tapi itu gila, mengapa mereka ingin melakukan itu?

Exa: Why? Well, because there are too many cars in the area. We need more parking space.
Exa: Kenapa? Ya, karena terlalu banyak mobil di daerah itu. Kita membutuhkan lebih banyak tempat parkir.

Jack: Nonsense! What we need are more trees. Cars should disappear.
Jack: Omong kosong! Yang kita butuhkan adalah lebih banyak pohon. Mobil harus hilang.

Exa: You can’t be serious.
Exa: Kamu tidak serius.

Jack: Yes, I am. They pollute and are too noisy and…
Jack: Ya, benar. Mereka mencemari dan terlalu berisik dan …

Exa: Come on, man, that’s all B.S. Do you think you could live without a car today?
Exa: Ayo, teman, semuanya omong kosong. Apakah kamu pikir kamu bisa hidup tanpa mobil hari ini?

Jack: Of course, I could.
Jack: Tentu saja, aku bisa.

Exa: Oh, come on, where’s your logic? How would you go to work?
Exa: Oh, ayolah, di mana logikamu? Bagaimana kamu akan pergi bekerja?

Jack: Obviously, I would work near home, and not an hour away. Or I could take the bus.
Jack: Jelas, aku akan bekerja di dekat rumah, dan tidak satu jam perjalanan. Atau aku bisa naik bus.

Exa: Yea, I know what you mean, but we use the car for so many things.
Exa: Ya, aku tahu apa maksudmu, tetapi kita menggunakan mobil untuk banyak hal.

Jack: That’s very true, but we could always find other alternatives.
Jack: Itu sangat benar, tetapi kita selalu dapat menemukan alternatif lain.

Exa: Such as…?
Exa: Seperti …?

Jack: Such as coaches, trains, etc.
Jack: Seperti bis wisata, kereta api, dll.

Exa: You must be kidding, right? We don’t even have a train here, and coaches don’t go everywhere.
Exa: Kamu pasti bercanda, bukan? Kita bahkan tidak memiliki kereta di sini, dan bis wisata tidak pergi ke mana-mana.

Jack: Yes, you have a point there, but if we didn’t have cars, we would have more and better public transport.
Jack: Ya, kamu ada benarnya, tetapi jika kita tidak memiliki mobil, kita akan memiliki angkutan umum yang lebih banyak dan lebih baik.

Exa: Yes, I agree. But still, having a car is so comfortable.
Exa: Ya, aku setuju. Namun tetap saja, memiliki mobil sangat nyaman.

Jack: Of course it is, I know. But we can’t have everything, can we?
Jack: Tentu saja, saya tahu. Tetapi kita tidak dapat memiliki segalanya, bukan?

Exa: Exactly. That’s what I think. We can’t have everything, so I prefer having a car.
Exa: Tepat. Itulah yang aku pikirkan. Kita tidak dapat memiliki semuanya, jadi aku lebih suka memiliki mobil.

Jack: Oh girl, you’re impossible.
Jack: Ya ampun, kamu tidak mungkin.

Exa: I know 🙂
Exa: Aku tahu 🙂

Demikian Expressing Opinion – Pengertian, Penggunaan, Contoh Kalimat, Dialog.

Jangan lupa berbagi kebaikan dengan share artikel ini kepada teman-teman kalian ya guys… 🙂 Good Luck!

Send this to a friend