Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Di Sekolah Lengkap Dengan Terjemahan

Diposting pada

LabBahasaInggris.co.id –  Artikel hari ini saya akan memberikan beberapa informasi tentang Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Di Sekolah.

Yuk, kita simak bersama…

Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Di Sekolah

Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Di Sekolah Lengkap Dengan Terjemahan
Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Di Sekolah Lengkap Dengan Terjemahan

Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Tentang Perkenalan Di Sekolah

Situation: There are 2 people at the school. One of them is a new student. They are talking about Introduction to get some personal information. Let’s find out!
Situasi: Ada 2 orang di sekolah. Salah satunya adalah murid baru. Mereka berbicara tentang Perkenalan untuk mendapatkan beberapa informasi pribadi. Mari kita cari tahu!

Tonny: Excuse me. My name is Tonny. I’m a new student. How are you doing?
Tonny: Permisi. Namaku Tonny. Aku seorang murid baru. Bagaimana kabar kamu?

Sally: Hey, Tonny. I’m good. How are you doing? I’m Sally. Nice to meet you.
Sally: Hei, Tonny. Bagaimana kabar kamu? Aku Sally. Senang bertemu denganmu.

Tonny: I’m good. It’s nice to meet you too.
Tonny: Aku baik. Senang berkenalan denganmu juga.

Sally: Where do you come from, Tonny?
Sally: Dari mana asal kamu, Tonny?

Tonny: I’m from Brooklyn.
Tonny: Aku dari Brooklyn.

Sally: Wow! New York, right? That is a crowded population in New York.
Sally: Wow! New York, kan? Itu sebuah populasi padat di New York.

Tonny: Yes, it is. Where do you come from, Sally?
Tonny: Ya, itu. Dari mana asal kamu, Sally?

Sally: I grow up in Los Angeles. But I was born in Texas 17 years ago. My father has a job in Los Angeles. That’s the only reason why I live here. How about you?
Sally: Aku besar di Los Angeles. Tapi aku lahir di Texas 17 tahun yang lalu. Ayahku memiliki pekerjaan di Los Angeles. Itulah satu-satunya alasan mengapa aku tinggal di sini. Bagaimana dengan kamu?

Tonny: I was born in Brooklyn. My parents divorced. My mom sent me to stay with my uncle in Los Angeles.
Tonny: Aku lahir di Brooklyn. Orang tuaku bercerai. Ibuku mengirim ku untuk tinggal dengan pamanku di Los Angeles.

Sally: Oh, that’s too bad. I’m sorry to hear that, Tonny.
Sally: Oh, itu terlalu buruk. Aku menyesal mendengar itu, Tonny.

Tonny: That’s okay. I have a new life here.
Tonny: Tidak apa-apa. Aku memiliki kehidupan baru di sini.

Sally: Yeah. Positive thinking.
Sally: Ya. Berpikir positif.

Tonny: Yeah. Tell me about this school, Sally.
Tonny: Ya. Ceritakan tentang sekolah ini, Sally.

Sally: What do you wanna know?
Sally: Apa yang ingin kamu tahu?

Tonny: Everything. Everything that I have to know.
Tonny: Semuanya. Segala sesuatu yang aku harus tahu.

Sally: Alright. Our class is on the second floor. Don’t be late if you want to survive. Because this school has strict rules. And the most important is Andrew. He has a gang and he is the leader. I don’t like him. So, keep your eyes open.
Sally: Baiklah. Kelas kita di lantai dua. Jangan terlambat jika kamu ingin selamat. Karena sekolah ini memiliki aturan ketat. Dan yang paling penting adalah Andrew. Dia memiliki geng dan ia adalah pemimpin. Aku tidak menyukainya. Jadi, berhati-hatilah.

Tonny: Roger that. How about the teachers?
Tonny: Baiklah. Bagaimana dengan para guru?

Sally: You don’t have to worry about the teachers. They are good. But you must obey them. Do the assignments. Be a good boy in the class. That’s how it works.
Sally: Kamu tidak perlu khawatir tentang para guru. Mereka baik. Tapi kamu harus mematuhinya. Kerjakan tugas-tugas. Jadi anak yang baik di kelas. Begitulah cara kerjanya.

Tonny: Is that all?
Tonny: Apakah itu semua?

Sally: Yes, that’s for now. So, what is your hobby?
Sally: Ya, untuk saat ini. Jadi, apa hobimu?

Tonny: I like drawing.
Tonny: Aku suka menggambar.

Sally: Fantastic! Graffiti?
Sally: Fantastis! Graffiti?

Tonny: I did it when I was in Brooklyn. I drew the wall on the street. It was so naughty. 🙂
Tonny: Aku melakukannya ketika aku masih di Brooklyn. Aku mencoret-coret dinding di jalan. Itu sangat nakal. 🙂

Sally: Hahahaha… Yes, it was. Don’t do it in this school if you won’t get the trouble.
Sally: Hahahaha … Ya. Jangan lakukan itu di sekolah ini jika kamu tidak mau dapat kesulitan

Tonny: I got it! Then, what do you like?
Tonny: Aku paham! Lalu, apa yang kamu suka?

Sally: I love cycling. That’s good for my health. I do it every day.
Sally: Aku suka bersepeda. Itu baik untuk kesehatanku. Aku melakukannya setiap hari.

Tonny: Really?
Tonny: Benarkah?

Sally: Yeah. I go to school by bike.
Sally: Ya. Aku pergi ke sekolah dengan sepeda.

Tonny: Wow! What a cool girl are you!
Tonny: Wow! Sungguh seorang gadis yang keren kamu!

Sally: Thanks, dude. Let’s go!
Sally: Terima kasih, teman. Mari kita pergi!

Tonny: Where do you want to take me?
Tonny: Kemana kamu ingin membawa ku?

Sally: I’ll show you something.
Sally: Aku akan menunjukkan sesuatu.

Tonny: Let’s go!
Tonny: Mari kita pergi!


Pembahasan Materi

Fungsi dari perkenalan adalah untuk mendapatkan sebuah informasi tentang orang lain. Jika kalian ingin membuat sebuah dialog perkenalan, maka perhatikan bagian penting dibawah ini:

1. Sapa dan salam dengan sopan

Tonny: Excuse me. My name is Tonny. I’m a new student. How are you doing?
Mengapa? Karena ini sangat penting jika kalian belum mengenal seseorang. Kesopanan adalah faktor penting dalam melakukan komunikasi yang baik.

2. Sebutkan nama terlebih dahulu

Tonny: Excuse me. My name is Tonny. I’m a new student. How are you doing?
Jika kita ingin berkenalan maka nama kita masing-masing yang terlebih dahulu dikenalkan. maka secara otomatis lawan bicara juga akan memperkenalkan namanya.

3. Tanya kabar

Tonny: Excuse me. My name is Tonny. I’m a new student. How are you doing?
Mengapa? Bukan hanya sekedar basa-basi. Hal ini berguna untuk memberikan sebuah perhatian.

4. Perhatikan kalimat di bawah ini

Sally: Where do you come from, Tonny?
Jika orang yang diajak bicara sudah merasa nyaman maka kalimat di atas akan keluar dengan sendirinya. Dan kalimat ini merupakan salah satu daftar pertanyaan dalam sebuah perkenalan.

5. Perhatikan kalimat di bawah ini

Sally: I grow up in Los Angeles. But I was born in Texas 20 years ago. My father has a job in Los Angeles. That’s the only reason why I live here. How about you?

Tonny: I was born in Brooklyn. My parents divorced. My mom sent me to stay with my uncle in Los Angeles.

Tidak semua hal tentang diri kalian perlu diketahui oleh orang lain terutama hal yang menyangkut privasi kalian masing-masing. Jika lawan bicara adalah seorang yang tepat walaupun baru pertama kenal, maka tidak ada salahnya juga hal ini diungkapkan. Itu semua saya kembalikan kepada diri kalian masing-masing.

6. Perhatikan kalimat di bawah ini

Sally: Yes, that’s for now. So, what is your hobby?
Tonny: I like drawing.
Tonny: I got it! Then, what do you like?
Sally: I love cycling. That’s good for my health. I do it every day.

Tanyakan hobi, kegemaran, atau kesukaan. Hal ini termasuk bagian dari daftar pertanyaan dalam sebuah perkenalan. Ya, siapa tahu saja berawal dari hobi yang sama dapat mempererat suasana.


Percakapan Bahasa Inggris Tentang Persiapan Ujian Sekolah

Situation: Tonny and Sally are talking about their preparation for the exam at the school. What will they do? Let’s check the conversation below!
Situasi: Tonny dan Sally sedang membicarakan persiapan ujian mereka di sekolah. Apa yang akan mereka lakukan? Mari kita periksa percakapan di bawah ini!

(at school)
(di sekolah)

Sally: Hi, Tonny. How did you sleep last night?
Sally: Hai, Tonny. Bagaimana tidur kamu tadi malam?

Tonny: It was comfortable. How about you? How did you sleep last night?
Tonny: Nyenyak. Bagaimana dengan kamu? Bagaimana tidur kamu tadi malam?

Sally: That was horrible, Tonny.
Sally: Itu mengerikan, Tonny.

Tonny: Ups… I’m sorry to hear that. What was going on? Was a nightmare?
Tonny: Ups … Aku prihatin mendengarnya. Apa yang terjadi? Apakah mimpi buruk?

Sally: No, it wasn’t. It was worse than a nightmare.
Sally: Tidak. Itu lebih buruk dari mimpi buruk.

Tonny: Come on, Sally. Do you wanna talk?
Tonny: Ayolah, Sally. Apakah kamu mau berbicara?

Sally: Is that okay?
Sally: Apakah itu oke?

Tonny: Yeah, I have so many spaces for you. Tell me, what’s up?
Tonny: Ya, aku punya banyak ruang untukmu. Katakan padaku, ada apa?

Sally: Honestly, I couldn’t sleep well last night. I didn’t know. I am worried about the final exam, Tonny.
Sally: Jujur saja, aku tidak bisa tidur nyenyak tadi malam. Aku tidak tahu. Aku khawatir dengan ujian akhir, Tonny.

Tonny: The School examination, right?
Tonny: Ujian Sekolah kan?

Sally: Yeah. You know, I’m not good at math. It’s the only thing that makes me crazy. It will be held next week. Don’t you know that?
Sally: Iya. Kamu tahu, aku tidak pandai matematika. Hanya itu yang membuatku gila. Ujian itu akan dilaksanakan minggu depan. Tidakkah kamu tahu itu?

Tonny: Yeah, I know that. I know you will be nervous about that exam. Tell me what is your preparation for the exam?
Tonny: Ya, aku tahu itu. Aku tahu kau akan gugup dengan ujian itu. Katakan padaku apa persiapanmu untuk ujian itu?

Sally: I always study all long night especially in math.
Sally: Aku selalu belajar sepanjang malam terutama dalam matematika.

Tonny: Do you get the progress?
Tonny: Apa kamu mendapatkan kemajuan?

Sally: I don’t know. It wastes my time. I mean that It’s like useless, Tonny. Oh my God! That numbers make me stress!
Sally: Aku tidak tahu. Hanya membuang waktu saja. Maksudku itu tidak berguna, Tonny. Ya Tuhan! Angka-angka itu membuatku stress!!

Tonny: Wow, calm down, Sally. Everything will be okay.
Tonny: Wow, tenanglah, Sally. Segalanya akan baik-baik saja.

Sally: Why do you think so? You’re not in my position, Tonny.
Sally: Kenapa kamu berpikir begitu? Kamu tidak berada dalam posisiku, Tonny.

Tonny: Alright, listen to me. You don’t have to worry about that. But it doesn’t mean if you don’t do anything.
Tonny: Baiklah, dengarkan aku. Kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Tapi itu bukan berarti jika kamu tidak melakukan apapun.

Sally: Okay, I’m listening.
Sally: Baiklah, aku mendengarkan.

Tonny: First, you have to change your learning strategy. It not good if you study all long night. It’s not good for your health, Sally. In fact, you will be at the hospital before you finish the exam.
Tonny: Pertama, Kamu harus mengubah strategi pembelajaranmu. Tidak baik jika kamu belajar sepanjang malam. Itu tidak baik untuk kesehatanmu, Sally. Faktanya, kamu akan berada di rumah sakit sebelum menyelesaikan ujian.

Sally: What is your suggestion?
Sally: Apa saranmu?

Tonny: You realize that you are lack of math, aren’t you?
Tonny: Kamu menyadari bahwa kamu lemah dalam matematika, bukan?

Sally: Yup, I admit that. So?
Sally: Yup, aku akui itu. Jadi?

Tonny: Have you tried some mathematics course or something like that?
Tonny: Sudahkah kamu mencoba beberapa kursus matematika atau sejenisnya?

Sally: Not, yet. I don’t like it, Tonny.
Sally: Belum. Aku tidak suka, Tonny.

Tonny: Don’t be selfish, Sally! Listen… You don’t have enough time to learn from your experiences. It will be next week. We don’t have extra time, do we? You can’t do it by your self, Sally. You need the guiding, the person who can guide you to learn math in a short time.
Tonny: Jangan egois, Sally! Dengar … Kamu tidak punya cukup waktu untuk belajar dari pengalaman. Ujian minggu depan. Kita tidak punya waktu ekstra, bukan? Kamu tidak bisa melakukannya sendiri, Sally. Kamu memerlukan panduan, orang yang bisa membimbingmu untuk belajar matematika dalam waktu singkat.

Sally: I don’t know who the person is, Tonny.
Sally: Aku tidak tahu siapa orangnya, Tonny.

Tonny: Okay. I’ll tell you something. I’m not better than you in math. But, I have someone can fix that problem. Did you know, Sally? I got 80 on the last quiz. Do you know what does it mean?
Tonny: Baiklah. Aku akan memberitahumu sesuatu. Aku tidak lebih baik darimu dalam matematika. Tapi, ada yang bisa memperbaiki masalah itu. Apakah kamu tahu, Sally? Aku mendapat 80 di kuis terakhir kemarin. Apakah kamu tahu apa artinya?

Sally: Yeah. I know.
Sally: Iya. Aku tahu.

Tonny: If you don’t mind. You can join me after school at my house. We will learn math with my private teacher.
Tonny: Jika kamu tidak keberatan. Kamu bisa bergabung denganku sepulang sekolah di rumahku. Kita akan belajar matematika bersama guru lesku.

Sally: But I have any plan with the gang squad.
Sally: Tapi aku punya rencana dengan geng.

Tonny: Sally… Sally… Sally… Oh my gosh! That is not really important. I mean that you can hang out any time you like but it’s not the right moment, Sally. Grow up, girl! Your better future is in your hand.
Tonny: Sally … Sally … Sally … Oh astaga! Itu tidak terlalu penting. Maksudku kau bisa nongkrong kapan pun kamu mau tapi ini bukan saat yang tepat, Sally. Dewasalah, teman! Masa depanmu yang lebih baik ada di tanganmu.

Sally: What I have supposed to do? I have had an appointment.
Sally: Apa yang harus aku lakukan? Aku telah punya janji.

Tonny: Okay, this is the plan. I’ll talk to Clara if you can’t join the gang squad.
Tonny: Baiklah, ini rencananya. Aku akan berbicara dengan Clara jika kamu tidak bisa bergabung dengan geng.

Sally: No, it’s not as simple as that. I’ll talk to Clara. I’ll explain what’s going down here.
Sally: Tidak, tidak sesederhana itu. Aku akan bicara dengan Clara. Aku akan menjelaskan apa yang terjadi di sini.

Tonny: Are you good?
Tonny: Apakah kamu baik-baik saja?

Sally: Yeah, I think so. I don’t want to involve you in the gang squad. But, just help me to prepare for the exam.
Sally: Iya, aku harap. Aku tidak ingin melibatkanmu dalam geng. Tapi, tolong bantu aku untuk mempersiapkan ujian.

Tonny: Alright. I’ll see you after school. We will prepare everything for the exam.
Tonny: Baiklah. Aku akan menemuimu sepulang sekolah. Kita akan menyiapkan semuanya untuk ujian.

Sally: Thanks, Tonny. See you around.
Sally: Terima kasih, Tonny. Sampai jumpa.

Tonny: Sally?
Tonny: Sally?

Sally: Yup. What’s up?
Sally: Yup. Ada apa?

Tonny: Take a pray. It works. 🙂
Tonny: Berdoalah. Itu mujarab 🙂

Sally: I do! Bye…
Sally: Iya! Sampai jumpa …



Pembahasan Materi

Berdasarkan contoh Dialog Bahasa Inggris tentang Persiapan Ujian Sekolah, kita mendapatkan beberapa materi Bahasa Inggris tentang:

  • Basic Tenses
  • Grammar
  • Expression

Pada dialog di atas, adakah persiapan yang mereka lakukan dalam menghadapi Ujian?

Simak beberapa kalimat di bawah ini yang memiliki maksud jika mereka mempersiapkan sesuatu untuk Ujian:

  • Sally: I always study all long night especially in math.
  • Tonny: First, you have to change your learning strategy. It not good if you study all long night. It’s not good for your health, Sally. In fact, you will be at the hospital before you finish the exam.
  • Tonny: Don’t be selfish, Sally! Listen… You don’t have enough time to learn from your experiences. It will be next week. We don’t have extra time, do we? You can’t do it by your self, Sally. You need the guiding, the person who can guide you to learn math in a short time.
  • Tonny: Okay. I’ll tell you something. I’m not better than you in math. But, I have someone can fix that problem. Did you know, Sally? I got 80 on the last quiz. Do you know what does it mean?
  • Tonny: If you don’t mind. You can join me after school at my house. We will learn math with my private teacher.
  • Tonny: Alright. I’ll see you after school. We will prepare everything for the exam.
  • Tonny: Take a pray. It works. ?

Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Antara Guru dan Murid di Kelas

Situation: Sally was absent yesterday. His teacher, Mrs Linda asks him for the reason.
Situasi: Sally tidak hadir kemarin. Gurunya, Ibu Linda bertanya untuk alasannya.

Mrs Linda: Sally, come here.
Ibu Linda: Sally, kemari.

Sally: Yes, Mrs Linda.
Sally: Ya, Ibu Linda.

Mrs Linda: I would like to ask you something. You were absent yesterday. Where did you go, Sally?
Ibu Linda: Saya ingin menanyakan sesuatu. Kamu tidak hadir kemarin. Kemana kamu pergi, Sally?

Sally: I’m sorry Mrs Linda. I had a headache so I just stayed at home.
Sally: Maaf Bu Linda. Saya sakit kepala jadi saya hanya tinggal di rumah.

Mrs Linda: How is your feeling right now?
Ibu Linda: Bagaimana perasaan kamu sekarang?

Sally: It’s better Mrs Linda.
Sally: Lebih baik Ibu Linda.

Mrs Linda: Did your parents give the information to the school?
Ibu Linda: Apakah orang tua kamu memberikan informasi ke sekolah?

Sally: I’m so sorry Mrs Linda. My parents have been out of the town for a week. They have a family business there.
Sally: Maafkan saya Ibu Linda. Orang tua saya telah keluar kota sejak seminggu. Mereka memiliki urusan keluarga di sana.

Mrs Linda: Eeemm… Did you go to the doctor?
Ibu Linda: Eeemm … Apakah kamu pergi ke dokter?

Sally: No, I didn’t.
Sally: Tidak.

Mrs. Linda: Where did your brother?
Ibu Linda: Di mana kakakmu?

Sally: My brother was in school yesterday.
Sally: Kakakku di sekolah kemarin.

Mrs Linda: Well, Sally. You’re supposed to give the information to the school. Because that is the procedure. And you’re supposed to go the doctor to check your condition.
Ibu Linda: Nah, Sally. Kamu seharusnya memberikan informasi ke sekolah. Karena itu adalah prosedur. Dan kamu harus pergi dokter untuk memerksa keadaamu

Sally: Yes, Mrs Linda. Thanks. That was my fault. I’m so sorry, Mrs Linda. I promise that I won’t do it again.
Sally: Ya, Ibu Linda. Terima kasih. Itu adalah kesalahan saya. Maafkan saya, Ibu Linda. Saya berjanji bahwa saya tidak akan melakukannya lagi.

Mrs Linda: Alright. That’s no problem. How about your assignment? Did you work it?
Ibu Linda: Baiklah. Tidak masalah. Bagaimana tentang tugas kamu? Apakah kamu mengerjakan itu?

Sally: No, I didn’t. I’m so sorry, Mrs Linda. I didn’t do that assignment because I felt limp. I just stayed on my bed and took a bad rest.
Sally: Tidak. Maafkan saya, Ibu Linda. Saya tidak mengerjakan tugas itu karena saya merasa lemas. Saya hanya di tempat tidur dan beristirahat.

Mrs Linda: Alright. Now, I’m giving you double assignments. It must be collected tomorrow. No more excuse.
Ibu Linda: Baiklah. Sekarang, saya memberikan tugas ganda. Itu harus dikumpulkan besok. Tidak ada lagi alasan.

Sally: Thanks, Mrs Linda. You are so kind.
Sally: Terima kasih, Ibu Linda. Anda sangat baik.

Mrs Linda: That’s okay. Get well soon, Sally. Don’t forget your assignments.
Ibu Linda: Tidak apa-apa. Lekas sembuh, Sally. Jangan lupa tugasmu.

Sally: Alright, Mrs Linda. I will submit my assignments tomorrow.
Sally: Baiklah, Ibu Linda. Saya akan menyerahkan tugas saya besok.

Mrs Linda: That’s good. Now, back to your seat.
Ibu Linda: Itu bagus. Sekarang, kembali ke tempat dudukmu.

Sally: Thank you so much, Mrs. Linda.
Sally: Terima kasih banyak, Bu Linda.


Demikian Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang Di Sekolah.

Semoga contoh dialog di atas dapat membatu kalian merangkai kata dan membuat sebuah dialog Bahasa Inggris dengan kalimat dan situasi kalian masing-masing. Tetap semangat belajar!

Jangan lupa berbagi kebaikan dengan share artikel ini kepada teman-teman kalian ya guys… ? Good Luck!