Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan

5 min read

Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan

grammar.co.id – Artikel hari ini saya akan memberikan beberapa informasi tentang Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan.

Yuk kita simak bersama!

Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan

Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan
Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan

Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan

Situation: Jim comes late to the meeting. What is going on? Check the following conversation!
Situasi: Jim datang terlambat ke pertemuan. Apa yang sedang terjadi? Periksa percakapan berikut!

Eliot: Hey, man. Come late, huh!
Eliot: Hei, teman. Datang terlambat, ya!

Jim: I’m sorry, bro. I woke up late. I had some business to do last night.
Jim: Maaf, kawan. Aku telat bangun. Aku punya urusan yang harus dilakukan semalam.

Eliot: You know, you mess up, man. You should be pro, man. This is our first job with the biggest client.
Eliot: Kau tahu, kau kacau, kawan. Kamu harusnya profesional, bung. Ini adalah pekerjaan pertama kita dengan klien terbesar.

Jim: I said sorry, bro. I don’t mean to mess you up!
Jim: Aku bilang maaf, kawan. Aku tidak bermaksud mengacaukan mu!

Eliot: Okay. Listen, we failed to have a job! are you satisfied!
Eliot: Oke. Dengar, kita gagal punya pekerjaan! Apakah kamu puas!

Jim: Yeah. I know if you are angry with me. But you have nothing situation what I’ve been through. I know I shouldn’t be late. I know if this is a big fish. Why you think it’s all my fault!
Jim: Ya. Aku tahu jika kamu marah kepadaku. Tetapi kamu tidak tau situasi apa pun yang aku alami. Aku tahu aku tidak boleh terlambat. Aku tahu jika ini adalah klien besar. Mengapa kamu berpikir itu semua salahku!

Eliot: Actually, I’m not angry with you. I’m disappointed! You had better know the schedule. You should wake up early. Damn!
Eliot: Sebenarnya, aku tidak marah denganmu. Aku kecewa! Kamu sebaiknya tahu jadwalnya. Kamu harus bangun lebih awal. Sial!

Jim: Okay. That was my fault. Please listen to me. I slept at 5 in the early morning after I have done with the assignment that you gave to me. You know, it was not as easy as you thought. I was trying hard to accomplish that presentation. You should give me a better laptop! You shouldn’t push the situation, bro! You said if I am not pro. Listen, I take 80% this job. I do all thing. I just need a little time more. You should think about it! It’s ain’t easy, bro.
Jim: Oke. Itu salahku. Tolong dengarkan aku. Aku tidur jam 5 dini hari setelah aku selesai dengan tugas yang kamu berikan kepadaku. Kamu tahu, itu tidak semudah yang kamu kira. Aku berusaha keras untuk menyelesaikan presentasi itu. Kamu harus memberi aku laptop yang lebih baik! Kamu seharusnya tidak membuat situasi lebih buruk, bro! Kamu bilang kalau aku tidak profesional. Dengar, aku menerima 80% pekerjaan ini. Aku melakukan semua hal. Aku hanya perlu sedikit waktu lagi. Kamu seharusnya mikir! Itu tidak mudah, bro.

Eliot: Alright. Calm down. I’m sorry, man. I should not be stubborn and should not shout it loud to you. I don’t mean it, man. I just…
Eliot: Baiklah. Tenang. Maaf, teman. Aku tidak harus keras kepala dan tidak harus berteriak keras kepadamu. Aku tidak bersungguh-sungguh, kawan. Aku hanya …

Jim: Yeah. I’m so sorry if I mess up everything. We can do it from the start. New client, new laptop, and new page. You know we can do better, huh.
Jim: Ya. Aku sangat menyesal jika aku mengacaukan segalanya. Kita bisa melakukannya dari nol. Klien baru, laptop baru, dan cerita baru. Kamu tahu kita bisa melakukan yang lebih baik, kan.

Eliot: Yeah. But you should be pro, man.
Eliot: Ya. Tetapi kamu harusnya profesional, kawan.

Jim: Don’t say like that again. I’ve tried my best.
Jim: Jangan bilang gitu lagi. Aku sudah mencoba yang terbaik.

Eliot: Hahaha… Alright. Peace!
Eliot: Hahaha … Baiklah. Damai!

Jim: Let’s get some drink.
Jim: Ayo cari minum. 

Eliot: You should pay for me.
Eliot: Kamu seharusnya teraktir ku.

Jim: Come on! I pay for you.
Jim: Ayo! Aku teraktir kamu.


Pembahasan Materi

Suggestion adalah sebuah bentuk kata benda yang memiliki arti sebuah ide atau saran yang diajukan kepada orang lain.

Perhatikan kata bercetak tebal bergaris di bawah ini yang merupakan materi tentang Suggestion.

  • Eliot: …man. You should be pro, man. This …
  • Jim: …what I’ve been through. I know I shouldn’t be late. I know…
  • Eliot: …disappointed! You had better know the schedule. You should wake up early. Damn!
  • Jim: …accomplish that presentation. You should give me a better laptop! You shouldn’t push the situation, bro! You said if I am not pro. Listen, I take 80% this job. I do all thing. I just need a little time more. You should think about it! It’s ain’t easy, bro.
  • Eliot: …sorry, man. I should not be stubborn and should not shout it loud to you. I don’t mean it, man. I just…
  • Eliot: Yeah. But you should be pro, man.
  • Eliot: You should pay for me.

Penggunaan MODAL dalam Kalimat Suggestion


1. Should

“Should” is the most common way to give advice. Kata “Should” memiliki banyak fungsi, misal, kata ini bisa digunakan untuk mengungkapkan keyakinan atau kepastian akan sesuatu.

Contoh Kalimat:

  • She should be here at three o’clock.
    Dia pasti sudah disini jam tiga
  • She should wash them, but there wasn’t time.
    Dia harus mencuci mereka, tetapi tidak ada waktu.
  • It should be ready now.
    Itu harus siap sekarang.
  • So, what should she pack?
    Jadi, apa yang harus dia kemasi?
  • Should he buy candy?
    Haruskah dia membeli permen?
  • Bonnie should be here any minute.
    Bonnie akan tiba di sini sebentar lagi.

Kata “Should” bisa juga menggantikan kata “If

  • Should you need more information, just click grammar.co.id
  • If you need more information, just click grammar.co.id

Tapi kata “Should” sebenarnya lebih sering digunakan untuk memberikan suggestion atau advice yang bersifat friendly.

Contoh Kalimat:

  • You should apply for that job.
    Kamu sebaiknya melamar pekerjaan itu.
  • You should try some new medication.
    Kamu sebaiknya mencoba beberapa cara pengobatan baru.

2.Ought To

Ought to – obligation. Kata “ought to” juga digunakan untuk memberikan suggestion atau advice. Cara menggunakannya tidak jauh berbeda dengan penggunaan kata “Should”. Namun sebenarnya kata “Ought To” ini sangat jarang digunakan.

Contoh Kalimat:

  • You ought to admit that you made a mistake.
    Kamu sebaiknya mengakui kalau kamu melakukan kesalahan.
  • You ought to go out once in a while.
    Anda harus keluar sesekali.
  • You ought to try it some time.
    Anda harus mencobanya beberapa saat.
  • That ought to be a barrel of laughs!
    Itu seharusnya menjadi tong tawa!
  • ought to get a public service medal.
    Saya harus mendapatkan medali layanan publik.
  • A woman your age ought to be looking for a husband – or already married, not chasing all over creation in pants, trying to act like a man.
    Seorang wanita seusiamu harus mencari suami – atau sudah menikah, tidak mengejar seluruh ciptaan dengan celana, mencoba untuk bertindak seperti seorang pria.
  • Tell me, as you would a sister, what I ought to do.
    Katakan, seperti yang Anda lakukan pada seorang saudari, apa yang harus saya lakukan.
  • That ought to be worth something.
    Itu seharusnya bernilai sesuatu.
  • God, you ought to hear him moaning in his sleep!
    Ya Tuhan, kau harus mendengarnya mengerang dalam tidurnya!
  • This ought to do the trick.
    Ini seharusnya melakukan trik.

3. Had better

Had better – urgency, demand, threat, worry. Kata “Had better” atau yang umumnya disingkat menjadi (‘d better) juga digunakan untuk memberikan suggestion atau saran. Namun dibandingkan dengan “Should” dan “Ought to”kata “Had better” ini cenderung lebih kuat dan membawa penekanan yang lebih keras atas saran yang diungkapkan, dan cenderung berbentuk seperti ancaman tak langsung.

Pola kalimat Should dan Ought to, yaitu:

had better + Infinitive

Contohnya:

  • You had better finish your assignment.
    Kamu sebaiknya menyelesaikan tugasmu.

Dalam kalimat diatas, terlihat bahwa kita tidak sedang memberikan saran sebenarnya, namun memberikan ancaman secara tidak langsung, yang berarti bahwa jika subjek tidak menyelesaikan tugasnya, maka akan terjadi sesuatu, atau akan membuat subjek berada dalam masalah.

Tapi, bukan berarti kata “Had better” selalu bermakna mengancam atau tidak sopan.

Perhatikan contoh di bawah ini:

  • The train is leaving! You had better run!
    Keretanya mulai berangkat, kamu sebaiknya berlari.
    Dalam hal ini maksud si pembicara adalah jika si subjek tidak berlari, maka kemungkinan besar dia akan ketinggalan kereta nya. Walaupun tidak bermakna mengancam, tapi tetap saja, penekanan dalam kalimat tersebut sangat kuat.
  • There´s someone moving about downstairs. We had better call the police, quickly.
    Ada seseorang yang bergerak turun. Lebih baik kita memanggil polisi, cepat.
  • He had better not be late again or he´ll be in trouble.
    Dia lebih baik tidak terlambat lagi atau dia akan berada dalam masalah.
  • Damn. It is pouring down. We had better get a taxi or we´ll get soaked.
    Sial. Hujan. Kita sebaiknya naik taksi atau kita akan basah kuyup.

Kalian dapat menggunakan ketiga bentuk modal (Should, Ought To, dan Had Better) untuk membuat kalimat suggestion dalam Bahasa Inggris. Namun ketiganya akan memberikan penekanan dan dampak yang berbeda. Jadi semua itu tergantung kepada kalian yang memilih untuk menggunakan pola yang mana.

Demikian Contoh Dialog SUGGESTION Lengkap Dengan Terjemahan.

Semoga contoh dialog di atas dapat membantu kalian merangkai kata dan membuat sebuah dialog Bahasa Inggris dengan kalimat dan situasi kalian masing-masing. Tetap semangat belajar! Good Luck.

Jangan lupa berbagi kebaikan dengan share artikel ini kepada teman-teman kalian ya guys… Good Luck!

Send this to a friend